Breaking News
light_mode
Beranda » Lini Kini » Malam Sunyi di Stasiun Manggarai: Menapak Tilas 80 Tahun Hijrahnya Ibukota ke Yogyakarta

Malam Sunyi di Stasiun Manggarai: Menapak Tilas 80 Tahun Hijrahnya Ibukota ke Yogyakarta

  • account_circle editor
  • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar

Lini Kini – Tanggal 4 Januari merupakan momen krusial dalam sejarah berdirinya Republik Indonesia. Tepat 80 tahun yang lalu, pada 4 Januari 1946, sebuah kereta api luar biasa (KLB) meluncur perlahan meninggalkan Stasiun Manggarai di bawah selimut kegelapan malam. Di dalamnya, terdapat Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta, dan para petinggi negara lainnya dalam misi rahasia: memindahkan ibu kota negara.

Jakarta yang Tidak Lagi Aman

Pasca proklamasi 17 Agustus 1945, situasi di Jakarta menjadi sangat mencekam. Kedatangan tentara Sekutu yang diboncengi NICA (Belanda) memicu berbagai bentrokan berdarah. Teror terhadap pejabat negara terjadi hampir setiap hari, termasuk percobaan pembunuhan terhadap Perdana Menteri Sutan Sjahrir.

Melihat Jakarta yang tidak lagi kondusif secara politik maupun keamanan, Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII mengirimkan tawaran bersejarah. Mereka mengundang pemerintah RI untuk memindahkan pusat pemerintahan ke Yogyakarta.

Operasi Kereta Api Luar Biasa (KLB)

Proses pemindahan ini dilakukan dengan kerahasiaan tingkat tinggi. Untuk mengecoh intelijen Belanda, Presiden Soekarno dan rombongan masuk ke gerbong kereta melalui pintu belakang kediaman di Jalan Pegangsaan Timur 56 yang terhubung dengan jalur rel.

Lampu-lampu di stasiun dan kereta sengaja dimatikan. Kereta api uap tersebut melaju tanpa suara peluit, membelah malam menuju Jawa Tengah. Setibanya di Stasiun Tugu Yogyakarta pada 5 Januari 1946 pagi, rombongan disambut dengan hangat oleh Sultan dan rakyat Yogyakarta.

Yogyakarta sebagai Benteng Republik

Selama hampir empat tahun (1946–1949), Yogyakarta resmi menjadi ibu kota RI. Di kota inilah keputusan-keputusan besar diambil, termasuk strategi diplomasi internasional dan koordinasi perang gerilya saat Agresi Militer Belanda terjadi.

Pemerintah Yogyakarta saat itu tidak hanya memberikan perlindungan fisik, tetapi juga dukungan finansial. Sultan Hamengkubuwono IX memberikan bantuan sebesar 6 juta Gulden dari kas keraton untuk membiayai jalannya pemerintahan Republik yang saat itu belum memiliki anggaran tetap.

Warisan Sejarah dan Inspirasi

Pemindahan ibu kota ke Yogyakarta membuktikan bahwa Republik Indonesia bukanlah sekadar “negara di atas kertas” yang bisa dihancurkan dengan menduduki Jakarta. Peristiwa ini menunjukkan fleksibilitas dan daya tahan bangsa dalam menghadapi krisis kedaulatan.

Kini, di tengah rencana perpindahan ibu kota ke IKN (Ibu Kota Nusantara), sejarah “hijrah” ke Yogyakarta kembali menjadi pengingat bahwa ibu kota bukan sekadar tentang gedung pemerintahan, melainkan tentang pusat semangat perjuangan dan keberlangsungan sebuah bangsa.

  • Penulis: editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hello world!

    Hello world!

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle arthapostmediatama@gmail.com
    • visibility 50
    • 1Komentar

    Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

  • KUHP Baru Resmi Berlaku: Antara De-kolonisasi Hukum dan Ancaman Demokrasi

    KUHP Baru Resmi Berlaku: Antara De-kolonisasi Hukum dan Ancaman Demokrasi

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle editor
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Lini Kini – Indonesia secara resmi memasuki era baru penegakan hukum pidana. Mulai Jumat (2/1/2026), Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) nasional resmi diberlakukan, menggantikan KUHP peninggalan kolonial Belanda yang telah digunakan selama lebih dari satu abad. Namun, langkah bersejarah ini justru disambut dengan gelombang kritik dan kekhawatiran dari berbagai elemen masyarakat sipil. Pemerintah menyatakan bahwa KUHP […]

  • Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan 15.000 Unit Rumah di Aceh Tamiah

    Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan 15.000 Unit Rumah di Aceh Tamiah

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto mengunjungi lokasi konstruksi rumah Danantara yang terletak di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada hari Kamis,(1/1/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau kemajuan pembangunan tempat tinggal yang layak bagi warga yang terdampak bencana, sebagai bagian dari langkah pemulihan setelah kejadian bencana di area tersebut. Sesampainya di lokasi, Presiden Prabowo langsung memeriksa unit hunian dengan ukuran 4,5×4,5 meter yang telah dilengkapi dengan fasilitas dasar untuk kenyamanan para penghuninya. Fasilitas ini mencakup tempat tidur, kipas angin, lemari, sambungan internet, serta listrik untuk mendukung kebutuhan sehari-hari penduduk. Hunian Danantara dirancang sebagai tempat tinggal sementara yang […]

  • Kejar Pertumbuhan 6 Persen, Pemerintah Targetkan Akselerasi Belanja dan Investasi di Kuartal I-2026

    Kejar Pertumbuhan 6 Persen, Pemerintah Targetkan Akselerasi Belanja dan Investasi di Kuartal I-2026

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle editor
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Lini Kini – Pemerintah Indonesia menetapkan target agresif untuk memulai tahun anggaran 2026. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa seluruh kementerian dan lembaga (K/L) wajib mengakselerasi realisasi belanja APBN sejak Kuartal I-2026 guna memberikan stimulus instan terhadap roda perekonomian nasional. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar […]

  • Presiden Venezuela Diringkus, Tuduhan Penyelundupan Narkotika Hingga Ambil Alih Cadangan Minyak Jadi Penyebab!

    Presiden Venezuela Diringkus, Tuduhan Penyelundupan Narkotika Hingga Ambil Alih Cadangan Minyak Jadi Penyebab!

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle editor
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Internasional – Dunia internasional dikejutkan oleh operasi militer skala besar yang diluncurkan Amerika Serikat ke ibu kota Venezuela, Caracas, pada Sabtu (3/1/2026) dini hari. Operasi yang diberi sandi “Operation Absolute Resolve” tersebut berhasil menangkap Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores. Menurut laporan saksi mata, suara ledakan keras dan pesawat yang terbang rendah terdengar di […]

  • Selamat Datang JOMO: Tren Anak Muda 2026 yang Lebih Memilih “Absen” dari Hiruk Pikuk Digital

    Selamat Datang JOMO: Tren Anak Muda 2026 yang Lebih Memilih “Absen” dari Hiruk Pikuk Digital

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle admin linikini
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Lini Kini – Jika tahun-tahun sebelumnya istilah FOMO (Fear of Missing Out) atau rasa takut tertinggal tren menghantui keseharian Gen Z dan Milenial, kini kondisinya berbalik 180 derajat. Di awal tahun 2026, sebuah gerakan baru bernama JOMO (Joy of Missing Out) resmi menjadi gaya hidup pilihan anak muda di kota-kota besar Indonesia. JOMO adalah kondisi […]

expand_less